Tugas Ilmu Budaya Dasar

Tugas 1

Etika memposting diinternet

 

Internet sebagai media interaktif memberikan kita kemudahan yang sangat besar.  Tidak perlu lagi kita menghabiskan banyak waktu dan uang untuk melakukan interaksi secara langsung dengan orang lain. Bahkan dengan internet kita bisa interaksi dengan berbagai orang sekaligus walaupun kita belum kenal secara visual dan bisa berasal dari mana saja di bumi ini.

Tapi juga internet memiliki banyak kelemahan, dalam interaktif perlu membangun suasana yang nyaman bagi lawan interaktif kita, salah satu kelemahan internet sebagai media interaktif yaitu:

1)    Kita tidak tahu kondisi emosi lawan interaktif,

2)   Kita tidak tahu karakter lawan interaktif,

3)   Kita bisa dengan tidak sengaja menyinggung perasaan seseorang.

Istilah yang dikenal sebagai ‘netiket’ atau netiquette, netiket adalah etika dalam berkomunikasi dalam dunia maya, di bawah ini khusus untuk berkomunikasi dalam sebuah forum/milis:

  1. 1.  Dilarang memosting gambar yang berbau pornografi dan kekerasan

Dewasa ini penggunaan internet telah menjadi sesuatu yang sangat penting dan sangat mendasar dalam setiap kalangan lapisan masyarakat. Setiap orang dapat menggunakan internet mulai dari orang dewasa hingga anak-anak, sehingga kita perlu memperhatikan gambar-gambar yang akan kita posting apakah hal  itu berbau pornografi dan kekerasan atau tidak, karena sekarang ini anak-anak telah menjadi pengguna internet sehingga hal tersebut sangat dilarang.

  1. 2.  Kutip Seperlunya

Ketika anda ingin memberi tanggapan terhadap postingan seseorang dalam satu forum, maka sebaiknya kutiplah bagian terpentingnya saja yang merupakan inti dari hal yang ingin anda tanggapi dan buang bagian yang tidak perlu.

 

  1. 3.   Hati-hati terhadap informasi/ berita hoax

Tidak semua berita yang beredar di internet itu benar adanya. Seperti halnya spam, hoax juga merupakan musuh besar bagi para kebanyakan netter. Maka, sebelum anda memforward pastikanlah terlebih dahulu bahwa informasi yang ingin anda kirim itu adalah benar adanya. Jika tidak, maka anda dapat dianggap sebagai penyebar kebohongan yang akhirnya kepercayaan orang-orang di sekitar anda pun akan hilang.

  1. 4.   Dilarang menghina Agama,Ras,Suku,dan Kebudayaan Negara lain

Diharapkan agar setiap pengguna internet  tidak memposting hal-hal yang menyinggung dan menghina nama Tuhan, nama nabi, Kitab Suci, Denominasi, Ras, suku dan kebudayaan Negara lain yang mungkin berbeda dengan pandangan, pendapat dan ideologi yang telah kita miliki, hal tersebut dapat memicu terjadinya kesalahpahaman yang mengundang perpecahan karena dianggap telah mengadu domba.

  1. 5.  Cara bertanya yang baik

 

  • Gunakan bahasa yang sopan.
  • Jangan asumsikan bahwa Anda berhak mendapatkan jawaban.
  • Tulis pertanyaan anda dengan bahasa yang baik dan mudah dimengerti.

 

  1. 6.  Jujur Dalam Mencantumkan Sumber dan/atau Penulis

Jangan sekali-kali mengakui tulisan orang lain sebagai hasil karya pribadi anda. Walaupun tulisan itu telah anda revisi sedemikian rupa, namun mau tidak mau anda telah mengadaptasi dari milik orang lain. Oleh karenanya, anda harus mencantumkan sumber referensi tersebut. Bila anda mengutip dari sebuah situs maka cantumkanlah nama/alamat situs tersebut, begitupun bila situs itu ternyata juga boleh mengutip dari sumber lain yang merupakan penulis aslinya, maka anda harus mencantumkan kedua sumber tersebut penulis asli dan situs tempat anda mengutip.

 

  1. 7.  Bijaklah Ketika Hendak Meng-copy Sebuah Situs

Walaupun sangat mudah untuk mengintip source code sebuah situs, tapi secara etika setidaknya anda komunikasikan terlebih dahulu dengan web master yang bersangkutan.

  • Apakah ada ketentuan Copyright?
  • Apakah pemilik mengijinkan anda menyalinnya untuk penggunaan pribadi? -> Jangan mengkomersilkan!
  • Jangan sampai membebani bandwith server, baik bandwith situs atau bandwith jaringan anda. Lebih-lebih
  • jika anda mengunduh dari tempat umum seperti warnet, maka sebaiknya jangan mengunduh pada waktu-waktu sibuk. Pembebanan bandwith secara berlebihan akan membuat situs down dan mengganggu akses pengguna lain dalam jaringan yang sama dengan anda.
  • Jangan mencuri data yang bersifat pribadi seperti e-mail atau data rahasia perusahaan yang memang tidak diperuntukkan kepada khalayak

8• jangan membiasakan menggunakan informasi secara sembarangan, misalnya plagiat, mengambil materi (ide, kalimat, tips, trik, aplikasi, software) dan mengcopy paste hasil karya dan/atau kreasi orang lain tanpa menyertakan sumbernya,

9• jangan berusaha untuk mengambil keuntungan secara ilegal dari internet, misalkan melakukan kejahatan pencurian nomor kartu kredit,

10•         jangan berusaha mengganggu privasi orang lain, dengan mencoba mencuri informasi yang sebenarnya terbatas

 

 

 

 

 

 

 

 Tugas 2

Ilmu budaya dasar

 

  • Hakikat dan Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

 

      Ilmu Budaya Dasar (IBD) adalah ilmu yang pada umumnya membahas  Berbagai aspek kehidupan yang mengungkapkan masalah-masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi keahlian, (disiplin) didalam pengertian budaya, maupun gabungan berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya. Hakikat manusia yang satu atau universal, tetapi beragam perwujudannya dalam kebudayaan setiap zaman dan tempat. Dalam menghadapi lingkungan alam, social, dan budaya, manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan, tetapi juga ketidak seragaman, sebagaimana ekspresinya dalam berbagai bentuk dan corak ungkapan, pikiran, perasaan, dan tingkah laku.

    contoh: Pengetahuan, Kepercayaan, Seni, Moral, Hukum, Adat Istiadat (Kebiasaan), dan Pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat Ilmu budaya dasar adalah suatu ILMU yang mempelajari tentang dasar-dasar Kebudayaan, Dan Budaya memang merupakan salah satu jiwa dari nilai-nilai yang ada di masyarakat .

 

Berikut pengertian budaya atau kebudayaan dari beberapa ahli :

1. E. B. Tylor, budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adat istiadat dan kemampuan yang lain. Serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat .

2. R. Linton dalam bukunya yang berjudul The Cultural background of personality menyatakan bahwa kebudayaan adalah konfigurasi dari sebuah tingkah laku dan hasil laku, yang unsur-unsur pembentuknya didukung serta diteruskan oleh anggota masyarakat tertentu .

 

 

Selain itu terdapat tiga wujud kebudayaan yaitu :

1. wujud pikiran, gagasan, ide-ide, norma-norma, peraturan,dan sebagainya. Wujud pertama dari kebudayaan ini bersifat abstrak, berada dalam pikiran masing-masing anggota masyarakat di tempat kebudayaan itu hidup;

2. aktifitas kelakuan berpola manusia dalam masyarakat. Sistem sosial terdiri atas aktifitas-aktifitas manusia yang saling berinteraksi, berhubungan serta bergaul satu dengan yang lain setiap saat dan selalu mengikuti pola-pola tertentu berdasarkan adat kelakuan. Sistem sosial ini bersifat nyata atau konkret;

3. Wujud fisik, merupakan seluruh total hasil fisik dari aktifitas perbuatan dan karya manusia dalam masyarakat

 

 

TUJUAN  ILMU BUDAYA DASAR

Mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.

Berpijak dari hal diatas, tujuan mata kuliah ilmu budaya dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran, khususnya berkenaan dengan kebudayaan, agar daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi lebih halus. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :

1. Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.

2. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.                    

3. memiliki penglihatan yang jelas,pemikiran yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada disekitarnya dan ikut mengembangkan budaya bangsa serta melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita yang mahal harganya.

4. tanggap terhadap hasil budaya manusia secara mendalam,sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakan.

5.  Menyadarkan mahasiswa terhadap nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, hormat menghormati serta simpati pada nilai-nilai yang hidup pada masyarakat.

6.Mengembangkan daya kritis tcrhadap pcrsoalan kemanusiaan dan kebudayaan.

7.Memiliki latarbelakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan     Indonesia.

8.Menimbulkan minat untuk mendalaminya serta mendukung dan mengembangkan kebudayaan sendiri dengan kreatif.

 

Dengan ringkas dapat disebutkan bahwa tujuan IBD adalah :

Perlunya Melakukan PEMBENTUKAN pemikiran yang Khususnya berkenaan dengan Kebudayaan dan Kemanusiaan,agar daya tanggap, persepsi dan penalaran berkenaan dengan lingkungan budaya dapat diperluas.

 

 

    Ruang lingkup ilmu buday dasar

Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :

1.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya

2.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.

Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD.

 Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :

1.Manusia dan cinta kasih

2.Manusia dan Keindahan

3.Manusia dan Penderitaan

4.Manusia dan Keadilan

5.Manusia dan Pandangan hidup

6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian

7.Manusia dan kegelisahan

8.Manusia dan harapan

      

       Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Pengetahuan budaya adalah ilmu yang pada umumnya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai makhluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentabg budaya,melainkan mengetahui dasar dan pengertianumum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.

 

 

 

  Masalah Sosial

      Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

        Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

         Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :

1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.

2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.

3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.

4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

Berikut adalah beberapa contoh dari masalah sosial

Kemiskinan

  Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan di indonesia terjadi bukan hanya di daerah pelosok saja, tetapi juga terjadi di daerah perkotaan yang konon menjanjikan banyak kemewahan. Hal ini terjadi karena banyak faktor, dan diantaranya adalah masalah pendidikan yang belum bisa semua masyarakat indonesia rasakan. Akan tetapi menurut survai, Kemiskinan di indonesia semakin berkurang.

2)  Pengangguran

  Pengangguran adalah masalah serius yang dihadapi indonesia sejak beberapa tahun yang lalu. Jumplah penduduk yang semakin banyak tak diimbangi dengan jumplah lapangan kerja yang banyak pula, sehingga terjadi banyak pengangguran. Pengangguran juga bertambah seiring kebiasaan masyarakat yang datang dari daerah memadati ibu kota. Kadang mereka datang dengan modal nekat tanpa ketrampilan khusus sehingga di kota mereka tak punya kerjaan. Sebenarnya lapangan pekerjaan bisa kita ciptakan sendiri tanpa harus pergi ke ibukota.

 

Kajian ilmu budaya dasar

 
1.      Berbagai masalah kependudukan dalam hubungan dengan pengembangan masyarakat dan kebudayaan
2.      Masalah individu, keluarga, dan masyarakat
3.      Masalah pemuda dan sosialisai
4.      Masalah hubungan antara warga Negara dan Negara
5.      Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat
6.      Masalah masyarakat perkotaan dan masalah pedesaan
7.      Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi
8.      Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejateraan masyarkat.
 
Sumber: gilangsatria.blogspot.com

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

A.A. Sitompul, Manusia dan Budaya, Jakarta: Gunung Mulia, 1993

Dp. Maas, Materi Pokok UT Antropologi Budaya, Jakarta: Universitas Terbuka, 1985

Koentjaraningrat, Manusia dan Kebudayaan di Indonesia, Jakarta: Jambatan, 1975

___________, Kebudayaan, Mentalis, dan Pembangunan, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1993

Taliziduhu Ndraha, Budaya Organisasi, Jakarta: Rineka Cipta, 2003

Ensiklopedi Indonesia (Edisi Khusus) Jilid 4, Jakarta: PT. Ichtiar Baru-Van Hoeve, 1991

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1998

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s